Tampilkan postingan dengan label Tubuh. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tubuh. Tampilkan semua postingan

Tips Menghindari Gejala Penyakit Jantung Koroner

Tips Menghindari Gejala Penyakit Jantung Koroner. Salah satu penyakit yang termasuk kategori mematikan yaitu pada jantung. Penyakit jantung koroner adalah salah satu penyakit paling berbahaya di dunia. Keganasan penyakit ini sudah terkenal sebagai penyebab kematian tertinggi bagi orang dewasa.Tidak mengherankan jika banyak pihak terus berusaha menekan angka kematian akibat penyakit ini. Penyakit jantung koroner timbul karena saluran arteri yang berfungsi membawa oksigen ke jantung terhambat. Akibatnya, jantung tidak mendapat pasokan oksigen yang memadai. Padahal seperti kita tahu, jantung memegang peranan penting bagi tubuh manusia.

Terhambatnya pasokan oksigen terjadi karena fenomena yang disebut dengan LDL (low density lipoproteins) yang jika dibiarkan, akan menimbulkan timbunan plak di pembuluh darah (Aterosklerosis) dan menghambat aliran darah.

Cara terbaik tidak terkena penyakit jantung koroner adalah dengan mengurangi resikonya yakni dengan membiasakan gaya hidup sehat agar penyakit berbahaya ini tidak hinggap di tubuh. Berikut cara menghindari resiko penyakit jantung koroner dengan melakukan tips-tips sehat yang mudah.

1. Jalan kaki dan lari pagi
    Berjalan kaki atau lari di pagi hari sangat baik untuk kesehatan jantung. Cukup melakukannya selama 30 menit akan sangat membantu mengurangi resiko terkena penyakit jantung koroner dan pasti akan membantu menurunkan berat badan Anda.

2. Kurangi makan daging merah
    Daging sarat akan kolesterol yang bisa menyumbat saluran arteri yang menjadi sebab terjadinya penyakit jantung koroner. Karena itu, Anda perlu berhati-hati dalam mengonsumsi daging. Takaran standar konsumsi daging merah yang diperbolehkan yaitu hanya sebanyak 4 ons daging merah/minggu. Kurangi makan daging merah. Coba ganti dengan makan ikan laut atau makanan sarat protein lain seperti putih telur. Makanan kaya protein sangat baik bagi kesehatan jantung. Saat makan daging, baik juga bila ditemani dengan makanan sarat serat seperti kentang dan ketela. Serat dalam makanan tersebut akan membantu menjaga tingkat gula darah dan menurunkan tekanan darah. Hal itu akan membuat arteri sehat sehingga mengurangi resiko terkena penyakit jantung koroner.

3. Rutin membersihkan gigi
    Menyikat gigi secara teratur sangat baik bagi kesehatan jantung. Bakteri yang tersembunyi sangat berbahaya sebab ketika terjadi infeksi pada gusi, dapat berimbas pada organ jantung. Jadi, bersihkan gigi secara teratur.

4. Banyak tertawa dan bersyukur
    Sering bersyukur akan membantu tubuh Anda lebih tenang sehingga tidak ada lagi perasaan tak nyaman yang dapat memicu ketidaknormalan dalam tubuh seperti depresi dan stres. Saat depresi, jumlah hormon dalam tubuh akan meningkat dan mengancam kesehatan jantung. Menurut sebuah penelitian, orang yang sering bersyukur akan mengurangi resiko terkena penyakit jantung koroner sampai sembilan persen. Sering-sering tertawa juga akan menghasilkan efek yang baik bagi tubuh. Rasa depresi dan stres yang potensial menganggu kesehatan jantung akan lenyap.

5. Hindari rokok    Rokok merupakan salah satu musuh bebuyutan jantung. Asap rokok yang mengandung banyak senyawa berbahaya merupakan pangkal terjadinya penyakit jantung koroner. Selain jantung, rokok juga menjadi pemicu terjadinya kanker.

Beberapa tips di atas dalam melakukan penncegahan resiko penyakit jantung koroner juga dapat dilakukan dengan menghabiskan waktu bersama orang tersayang. Jangan biarkan hidup Anda hanya berfokus pada pekerjaan. Meluangkan waktu bersama orang terkasih akan sangat besar manfaatnya.Waktu tidur yang cukup juga sangat berperan menjaga kesehatan tubuh. Tidur dalam enam sampai delapan jam sehari juga sangat dibutuhkan tubuh. Kebutuhan tidur yang tercukupi mampu membuat tubuh lebih segar dan jelas mencegah terjadinya resiko penyakit jantung koroner.

 Demikian beberapa Tips Menghindari Gejala Penyakit Jantung Koroner dapat membantu anda untuk lebih menjaga kesehatan tulang anda, semoga informasi dan tips ini dapat membantu anda, informasikan kepada orang lain dan jangan lupa tinggalkan pesan dan komentar anda.  untuk mengetahui tips kesehatan lainnya silahkan kunjungi alamat kami disini

Tips Merawat dan Menjaga Kesehatan Jantung Sejak Dini

Tips Merawat dan Menjaga Kesehatan Jantung Sejak Dini. beberapa Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas 2004) menunjukkan tiga faktor risiko utama yang saling terkait sebagai penyebab penyakit tidak menular seperti jantung dan stroke yaitu kebiasaan merokok, kurangnya aktivitas fisik serta makan tidak seimbang terus meningkat. Ironisnya, kebanyakan wanita justru lebih mengkhawatirkan bahaya penyakit jantung suami atau pasangannya daripada dirinya sendiri. Padahal, menjaga kesehatan jantung sangat mudah dilakukan. Perubahan gaya hidup sekecil apapun dapat meningkatkan kualitas hidup Anda dan mengurangi risiko serangan jantung hingga 50 persen.   

Kondisi Stres juga dapat meningkatkan tekanan darah dan risiko penggumpalan, serta membuat tubuh melepaskan hormon kortisol yang dikaitkan dengan penyakit diabetes tipe dua dan hipertensi.

Sebuah penelitian di Belanda menyebutkan bahwa orang-orang berusia 65 hingga 85 yang selalu memiliki rasa optimis dan berpikiran positif ternyata mampu menurunkan risiko kematian karena penyakit kardiovaskular hingga 23%. 

Berikut ini beberapa tips sederhana dalam menjaga kesehatan Jantung sejak dini semoga bisa membahagiakan Anda dan menyehatkan jantung Anda, berikut ini hal-hal yang bisa Anda lakukan diantaranya:

1. Berjemur
Sinar matahari mengandung vitamin D yang dapat meminimalisasi pembentukan plak di pembuluh darah. Penelitian di Universitas California menunjukkan, wanita dengan tingkat vitamin D tinggi memiliki risiko terkena penyakit jantung 31 persen lebih rendah. Berjemurlah pada pagi hari sebelum pukul 10.00 selama 20-30 menit.  

2. Konsumsi cokelat
Makanan yang satu ini seringkali dihindari karena dianggap dapat mengakibatkan kegemukan. Tapi jangan salah, manfaatnya juga banyak. Anda hanya perlu jeli memilihnya. Dark chocolate mengandung flavonoid dan magnesium yang dapat menurunkan kadar kolesterol jahat. Selain itu, ada pula kandungan asam stearat yaitu salah satu lemak yang ramah untuk jantung serta antioksidan yang dapat menghalangi radikal bebas merusak dinding arteri. Pastikan cokelat yang Anda konsumsi mengandung 70 persen cocoa untuk mendapatkan manfaatnya.  

3. Olahraga
Jantung adalah otot yang perlu dilatih secara teratur agar tetap dalam kondisi prima.
Latihan olah raga seperti jalan cepat, renang, joging atau bersepeda dapat memberikan latihan terbaik buat jantung anda. Penelitian New England Journal of Medicine mengatakan dengan melakukan jalan ringan selama 2,5 jam seminggu, Anda dapat memotong sepertiga risiko serangan jantung dan stroke. Aktivitas itu juga dapat meningkatkan kadar kolesterol baik dalam darah. Konsultasikan dengan dokter sebelum anda memulai melakukan olah raga. Anda juga dapat mengikuti sistem pengobatan tradisional Cina. Menurut pengobatan ini, olah raga kardio bukanlah satu-satunya cara meningkatkan kesehatan jantung. Gerakan lambat juga dapat menimbulkan efek yang sama. Saat tubuh Anda membentuk sebuah posisi dan merasa santai, Anda merangsang jaringan penghubung yang dilewati energi sehingga organ dapat berfungsi secara maksimal.

4. Konsumsi makanan laut
Makanan yang berasal dari laut dapat 'melumasi' jantung Anda karena mengandung asam lemak omega 3 yang dapat menurunkan risiko aritmia jantung, kadar kolesterol jahat, tekanan darah tinggi dan penggumpalan darah.


5. Tertawalah!
Dengan tertawa, Anda menurunkan hormon stres yang diketahui dapat merusak lapisan pelindung pembuluh darah. Saat Anda sedang stres, jantung menerima adrenalin dalam dosis lebih besar. Hal ini dapat menyebabkan ketidaknormalan irama jantung dan bertambah lengketnya trombosit yang pada akhirnya mengakibatkan sempitnya arteri. Hormon yang dilepaskan saat seseorang depresi juga dapat mempengaruhi kesehatan jantung. Karena itu, penderita depresi harus mendapatkan pengobatan sesegera mungkin.

6. Berhenti merokok
Rokok mengandung lebih dari 600 zat kimia yang dapat merusak sel di dalam arteri. Hal tersebut dapat memicu peradangan yang dapat menyebabkan meningkatnya kolesterol dalam jantung. Berita baiknya, setahun setelah Anda berhenti merokok, resiko terkena penyakit jantung menurun hingga 50 persen. 


7. Tidur cukup
Orang-orang yang tidur kurang dari lima jam semalam cenderung mengalami penumpukan mineral kalsium dalam pembuluh darah jantung yang suatu saat dapat pecah dan menimbulkan serangan jantung dan stroke. Hasil penelitian The Journal of the American Medical Association pada 495 orang dewasa menunjukkan bahwa jumlah orang yang mengalami pengapuran arteri dapat diturunkan 1 dari 10 orang dengan menambah jam tidur ekstra. Waktu tidur ideal adalah 6-7 jam sehari.

8. Jangan lupakan gigi
Menurut sebuah studi yang dilakukan Sidney Dental Hospital tahun 2006, bakteri
dapat memasuki pembuluh darah dari gusi yang tidak sehat. Hal ini dapat menyebabkan peradangan yang merusak lapisan arteri. Sikat gigi Anda setidaknya dua kali sehari dan kunjungi dokter gigi Anda secara teratur.

9. Jangan pendam rasa sakit hati
Sebuah penelitian gabungan dari San Diego State University dan University of Pittsburgh membuktikan bahwa kehidupan pernikahan yang sangat memuaskan dapat mengurangi faktor-faktor serangan penyakit jantung. Penelitian yang dilakukan pada 493 wanita berusia antara 42-50 tahun ini mengamati waktu berkumpul bersama, komunikasi, kehidupan seksual, hobi, karakter dan lain-lain. Hal serupa juga disebutkan dalam buku Heartbreak & Heart Disease yang ditulis oleh dr. Stephen T. Sinatra. Di buku tersebut dikatakan tekanan batin yang diakibatkan oleh emosi yang ditahan mulai dari patah hati, terlalu sedih, sampai dengan rasa bermusuhan dan amarah, dapat mengakibatkan tersumbatnya aorta jantung Anda yang efeknya mirip dengan oksidasi kolesterol, keracunan logam, insulin, radiasi dan darah yang mengental dan lengket.

Demikian beberapa Tips Merawat dan Menjaga Kesehatan Jantung Sejak Dini dapat membantu anda untuk lebih menjaga kesehatan tulang anda, semoga informasi dan tips ini dapat membantu anda, informasikan kepada orang lain dan jangan lupa tinggalkan pesan dan komentar anda.  untuk mengetahui tips kesehatan lainnya silahkan kunjungi alamat kami disini

Sumber : Nofi Triana Firman
Konsultan: dr Carmelita Ridwan – Klinik Prima Vita Jakarta

Buah-buahan yang Boleh di Makan pada Saat Melakukan Diet

Buah-buahan yang Boleh di Makan pada Saat Melakukan Diet. Program DIET (langsing) dilakukan banyak orang terutama kaum wanita untuk mendapatkan bentuk tubuh yang ideal. progra diet pun banyak dilakukan orang mulai yang biasa sampai yang extrem, mulai dari yang murah sampai yang mengeluarkan biaya yang cukup besar. Ada yang bilang saat sedang diet sebaiknya membatasi asupan buah-buahan yang mengandung kalori dan karbohidrat tinggi. Kabarnya sih bisa bikin berat badan tak kunjung turun. Buah-buahan sendiri sebenarnya merupakan sumber energi dan gizi yang memberikan nutrisi yang dibutuhkan termasuk serat.

Buah meningkatkan sirkulasi darah, meningkatkan sistem kekebalan tubuh, memperbaiki sistem pencernaan, memberikan cahaya pada kulit, dan membuat rambut jadi lebih bercahaya. Diet buah sendiri adalah media detoks yang sangat baik dan solusi penurunan berat badan secara alami tanpa menyebabkan kerusakan tubuh apabila dilakukan dengan benar.

Dan buah-buahan yang mengandung karbohidratpun juga demikian, sebenarnya juga baik untuk tubuh yang sedang diet. Berikut yang perlu diketahui 5 jenis buah-buahan yang boleh dimakan saat Anda sedang berdiet berikut ini:

1. Buah tinggi karbohidrat

Diet dengan buah-buahan yang tinggi akan karbohidrat seperti pisang, plum, pear, buah kiwi, nanas, mangga, anggur juga sebenarnya boleh-boleh saja kok. Buah ini memberikan energi yang dibutuhkan untuk menenangkan pencernaan dan memberikan kadar gula yang diperlukan setelah puasa malam.Buah-buahan ini, apabila dimasukkan ke dalam diet secara teratur bisa membantu program diet Anda.

2. Buah rendah karbohidrat

Diet dengan buah-buahan yang rendah karbohidrat seperti semangka, peach, melon, apel dan pepaya dapat membantu mengontrol suhu tubuh karena kandungan airnya tinggi. Buah ini juga membantu mengusir kolesterol jahat dari tubuh serta menyediakan energi yang diperlukan untuk sistem kardiovaskuler dan syaraf agar berjalan lebih optimal. Buah rendah karbohidrat tidak membuat tubuh memiliki kadar gula berlebih, melainkan membantu membakar kelebihan lemak dan menurunkan berat badan.

3. Buah jeruk dan berry-berryan

Diet buah jeruk dan berry-berryan seperti raspberry, blackberry, cranberry, strawberry dan lain sebagainya adalah diet buah yang menyediakan karbohidrat minimal. Buah-buahan jenis tersebut membantu gerakan usus secara alami sehingga bersifat sebagai detoks dan menghilangkan racun serta bahan yang tidak tercerna di dalam tubuh.Ia juga berfungsi membersihkan darah dan memperkuat sistem kardiovaskular yang membantu meningkatkan kesehatan jantung, menghilangkan kolesterol jahat serta meningkatkan metabolisme pencernaan.

4. Buah-buahan kering

Buah kering seperti kismis, kurma dan prune apabila ditambahkan dalam diet dengan jumlah kecil akan menjadi sumber vitamin, mineral dan energi yang baik. Membantu membakar kelebihan lemak dan mengurangi kolesterol serta membantu penurunan berat badan yang sehat. Selain itu, ia juga meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

5. Buah-buahan berair

Buah berair contohnya seperti semangka, blewah, melon, dan lain sebagainya, memiliki banyak kandungan air dan karbohidrat. Memberikan hidrasi yang sangat baik bagi pencernaan dan energi secara instan.Buah-buahan berair ini juga dibutuhkan pencernaan sebagai sekresi racun yang efektif, sehingga membantu detoks dan penurunan berat badan secara sehat.

Tips Langsing dengan Bekerja di Depan Komputer

Tips Langsing dengan Bekerja di Depan Komputer. Tubuh indah dan langsing pasti menjadi dambaan setiap wanita. Ternyata duduk di depan komputer bisa bikin langsing. Seperti yang dilansir oleh rastellidirect.com, teknologi ternyata bisa benar-benar membantu Anda agar lebih langsing dan sehat. Diet karbohidrat juga diyakini mengurangi faktor risiko penyakit yang terkait dengan obesitas, seperti penyakit jantung, jenis kanker tertentu, diabetes, dan sindrom metabolik. Ketika jumlah karbohidrat sedikit, tubuh akan mengubah cadangan lemak menjadi energi sehingga berat badan menurun. jika anda penasaran bagaimana hal itu terjadi simak informasi tip kesehatannya berikut ini:

1. Miliki Gym Anda Sendiri

Saat ini banyak sekali aplikasi dan juga situs yang menyediakan tutorial untuk melakukan gym atau olah raga kebugaran bahkan mereka akan mengirimi e-mail bagi Anda jika Anda lupa berolahraga. Canggih dan praktis.

2. Pesan Makanan Sehat Secara Online

Salah satu alasan mengapa Anda tidak memakan makanan sehat adalah Anda benci belanja sendiri atau Anda bahkan tidak tahu bagaimana dan di mana harus membeli makanan sehat. Anda akan membeli apa saja yang mudah dan dekat didapat seperti makanan beku atau makanan siap saji yang berakibat buruk bagi kesehatan. Namun, saat  Anda memesan makanan online, Anda dapat mendapatkan makan sehat tanpa harus beranjak dari sofa. Makanan kaya protein tanpa lemak seperti kalkun, dada ayam, dan berbagai makanan laut akan datang ke rumah Anda tanpa harus pergi ke toko. Secara online Anda bisa memesan dan makanan tersebut akan dikirim ke rumah Anda setiap bulan dan bahkan Anda bisa mendapatkan cash back, yang sangat menguntungkan Anda.

3. Temukan Penasehat Gizi Anda
Komputer dan internet akan membantu Anda untuk menemukan makanan apa saja yang sesuai dengan kebutuhan nutrisi dan juga diet sehat Anda. Tidak perlu bersusah payah menemui ahli gizi karena sudah banyak sekali situs yang akan membahas tentang makanan sehat serta diet sehat bagi tubuh Anda.

Semoga tips kesehatan dan kecantikan ini dapat bermanfaat buat anda, informasikan kepada yang lain untuk dapat membantu orang lain menemukan solusinya.

Kebiasaan Buruk Dapat Membuat Kerusakan Kulit

Kebiasaan Buruk Dapat Membuat Kerusakan Kulit. Memiliki kulit lembab, bersih, dan bercahaya, tentunya menjadi impian semua orang khususnya kaum Hawa/Wanita. Namun, tidak semua orang terlahir dengan hormon kulit yang sempurna. Beberapa dari kita ada yang memiliki gen kulit berjerawat, flek hitam, dan masalah kulit lain.Di sisi lain, ada juga yang kulitnya bermasalah disebabkan karena jarang melakukan perawatan kulit.Berikut ini kebiasaan buruk yang mudah membuat kulit Anda rusak.

1. Hindari yang “Berlebihan”

Pada dasarnya segala sesuatu yang berlebihan tidak baik. Misalnya, terlalu banyak mengkonsumsi gula, garam, kafein, dan minuman keras. Menurut Fredric Brandt, dermatolog di New York City, alkohol dapat membuat kulit dehidrasi sehingga jadi mudah kusam dan berjerawat.Jika Anda sering menghadiri pesta atau acara minum-minum, ada minuman yang wajib Anda hindari, yakni minuman manis yang dicampur (sugary mixer) dan makanan penutup."Makanan bergula dapat memecah kolagen dan elastin di kulit sehingga menyebabkan kulit kusam dan keriput dari waktu ke waktu," kata Brandt.


2. Exfoliator Berpasir

Peluruhan sel kulit mati tidak seharusnya menyakiti. Jika scrub membuat kulit tersengat atau merah dan berjerawat, sebaiknya hindari saja karena itu pertanda minyak alami pada kulit Anda ikut terangkat. Scrub berpasir (yang seringkali mengandung exfoliators alami kasar seperti kernel atau biji) memang dapat menyebabkan iritasi dan peradangan yang mengarah ke pori-pori tersumbat dan bahkan bintik-bintik coklat juga keriput.Gunakan exfoliator lembut dengan microbeads atau gula sekali atau dua kali dalam seminggu.

3. Terlalu Sering Membersihkan Wajah

Wajah yang terlalu bersih ternyata tidak sehat juga, loh. Jika kulit Anda kering, hindari mencuci wajah terlalu sering. Cukup mencuci wajah dengan sabun wajah (berbasis minyak) di malam hari dan membasuhnya dengan air saja di pagi hari.  “Itu akan membantu kulit Anda tetap lembab. mempertahankan lebih dari minyak pelembab Anda sendiri," kata Ellen Marmur, dokter kulit di New York City.


4. Mengganggu Jerawat

Jangan terlalu sering memegang, menekan, atau bahkan memecahkan jerawat Anda. Cukup gunakan pembersih asam salisilat dengan bahan-bahan pelembab, seperti kedelai, di malam hari.Atau Anda bisa mencoba pembersih yang mengandung 2,5 persen benzoil peroksida.

5. Kurang Tidur

Kurang tidur dapat membuat kulit Anda kusam dan mengeluarkan garis-garis halus (khususnya di sekitar mata). "Kondisi ini dapat pulih jika Anda melakukannya sesekali, terutama jika usia Anda masih muda," kata Amy Wechsler, seorang dokter kulit di New York City.Jika Anda mengalami kesulitan tidur, hindari menonton televisi (sebagian orang menganggap menonton dapat membantunya tertidur). Melatonin adalah hormon yang membuat kita mengantuk dan mengatur ritme sirkadian kita. Phyllis Zee C, direktur Sleep Disorders Center di Northwestern Memorial Hospital di Chicago, mengatakan, jika tingkat melatonin drop dan ritme sirkadian Anda bermasalah, sel-sel kulit Anda tidak dapat membalik secara efisien sehingga menyebabkan lebih banyak keriput dan kusam dari waktu ke waktu.Akan lebih baik jika Anda memilih mandi air hangat sebelum tidur, itu jauh lebih baik untuk mendorong Anda tidur.

6. Tidak Tidur dengan Cerdas

Mungkin bagi Anda, tidur cukup hanya dengan memejamkan mata. Tapi ternyata, tidur pun harus cerdas, loh. Hal pertama yang harus diperhatikan adalah sarung bantal.
Pada sarung bantal terdapat banyak minyak, sel kulit mati, bakteri, dan krim malam yang berasal dari wajah Anda.Jadi, usahakan untuk mengganti sarung bantal Anda setidaknya sekali seminggu. Dan jika Anda tidur dalam ruang yang berpendingin, sebaiknya Anda sering minum air putih agar kulit Anda tidak kering dan keriput.

7. Tabir Surya

Mengolesi seluruh wajah dengan tabir surya (SPF) sangatlah baik, tetapi jangan lupa untuk mengoleskannya ke seluruh bagian wajah dengan baik. "Sering terjadi epidemi kanker kulit di sepanjang garis rambut, rahang, dan telinga," kata Dennis Gross, seorang dokter kulit di New York City. Oleskan tabir surya spektrum luas (SPF 30 atau lebih tinggi) di seluruh wajah yang mudah terkena sinar matahari dari atas hingga ke bagian leher bawah.


8. Membersihkan Wajah dengan Tisu Basah

Mencuci wajah sebelum tidur dengan tisu basah dapat menyebabkan kulit wajah Anda sakit atau perih. Tidak hanya itu, ternyata prosedur itu juga membuat wajah tidak bersih sempurna. Sisa kotoran justru membuat kulit menjadi mudah berjerawat dan rusak. Jadi, ada baiknya Anda membersihkan wajah dengan sabun pembersih.

9. Cek Bintik Hitam (mole)

Cek setiap bagian tubuh Anda, adakah bintik hitam (mole) yang tiba-tiba di sana. "Perhatikan setiap sudut atau celah yang jarang terlihat,” kata Patricia Wexler, ahli dermatologi di New York City.Kadang, bintik hitam itu timbul sebagai pertanda masalah kulit.

10. Merokok

Sebaiknya, tidak hanya demi kulit wajah tetap sehat saja Anda berhenti merokok, tapi juga demi kesehatan tubuh Anda juga. Merokok dapat memecah serat elastis kulit (yang membuat kulit perokok tampak kuning). “Selain itu, juga bertanggungjawab atas kemogokan kolagen (menyebabkan keriput),” kata Francesca Fusco, seorang dokter kulit.

Paling Dilihat